Informasi Modif CB Terbaru..

7 Desember 2009

Akhirnya…..

Setelah ± 4 bulan CB-ku bertapa di garasi kos, sekarang sudah bisa jalan lagi…

Kemarin itu memang CB-ku mengalami kerusakan pada noken as lan lakernya, sehingga tidak bisa berjalan dengan normal. Namun di awal Desember kemarin (mumpung ada duit nganggur..) silinder kop nya aku ganti total dengan kepunyaan Neotech (komplit seisinya) imitasi seharga Rp 560.000.

Sekalian pula ganti dengan karbu GL Pro imitasi seharga Rp 184.000. Tak lupa, aku ganti juga tutup mesin kanan (stud kopling) dengan kepunyaan GL 100.

Sekarang CB-ku sudah bisa diajak jalan-jalan lagi, Horeeee…..

Tahun depan (kalau ada uang nganggur lagi) rencananya mau aku beliin silinder blok (bureng) imitasi neotech, supaya enak dipandang mata dan bisa agak ngebut larinya…

(tambahan:)

Ini fotonya…


Foto terbaru Honda CB-ku..

22 September 2009

Ini adalah foto terbaru Honda CB 100 ‘1973-ku….

Habis dicuci langsung berpose...

Habis dicuci langsung berpose...


Ga pernah nulis…

19 Agustus 2009

Maafkan diriku yang tidak pernah nulis di BLOG ini. Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang ingin kutuliskan, namun karena satu dan lain hal maka keinginan tinggallah keinginan tanpa realisasi…

Saya berterima kasih pada ‘orang-orang diluar sana’ yang telah mengisi komentar dan lain sebagainya. Semoga blog saya ini tetap hidup…

Terima kasih, salam dari Pulau Bali


Honda Kirana 125

13 Juli 2009

Saya terpaksa mengistirahatkan CB ‘73 saya di kost karena sering rusak sana sini. Ya, agak capek juga sih ngurus CB. Maka dari itu saya memutuskan untuk membeli motor second. Setelah dipikir-pikir dan ditimbang-timbang sampe ga bisa tidur, akhirnya milih Honda Kirana 125.

Alasannya, mesin sudah generasi 125 cc, tahun sudah relatif baru (punya saya keluaran tahun 2003), ga ribet kalo sering bawa barang berat n besar, tinggal pencel dobel starter langsung jalan, dan beberapa alasan lainnya.

Waktu masih mencari informasi di internet tentang Honda Kirana ini, ternyata jarang sekali ulasannya. Kebanyakan hanya  iklan jualan motor. Emang Kirana ini produk ‘gagal’ (dari yang saya dengar, baca di tabloid, dan googling). Tapi ya tidak menjadi masalah, karena niat awalnya emang nyari motor 125 cc yang murah (harga cuma Rp. 6 juta-bandingkan dengan Supra X 100 cc 2003, harganya masih sekitar Rp 6,5 juta keatas).

Sementara ini CB masih saya istirahatkan dulu. Saya tidak ingin menjual CB saya. Besok-besok, kalo punya uang sisa mau saya ganti blok dan kop-nya pakai imitasi Megapro, biar ga rewel lagi.

Sekian dulu tulisan saya, lain waktu akan dilanjutkan lagi.


HONDA CB, BINTER MERZY, DAN HARLEY DAVIDSON SPORTSTER 883 LOW

23 Mei 2009

PENGANTAR

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman yang sudah begitu peduli pada blog saya ini. Dengan memberikan masukan berupa: pertanyaan, usulan, kritik, dsb. Sebetulnya saya tidak pernah muluk-muluk dalam membuat blog ini. Tapi ternyata antusiasme teman-teman diluar sana -yang memiliki kesamaan rasa dan hobi- telah membuat saya bangga, sangat sangat bangga. Sungguh, dari dalam hati saya, saya haturkan ucapan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian, karena dengan begitu membuat saya termotivasi untuk tetap menulis di blog ini. Suksma…

HONDA CB 1973

Honda CB ‘73 ku masih baik-baik saja, walaupun suara mesinnya seperti mesin jahit (klek..klek..klek..klek..klek..), huahahaha…. tapi ya harap maklum, soalnya motor tua. Lagipula mesinnya masih mesin lama. Kecuali kalau diganti punya Megapro atau Tiger baru suara mesinnya halus. Tapi untuk bodi, sudah tidak ketinggalan jaman. Soalnya saya tidak berorientrasi pada originalitas. Yang penting tangki, slebor (spatbor) depan-belakang masih orosinal, jadi masih kelihatan kalau itu motor CB. Kalo main orisinilan wah, saya tidak begitu suka.

Bodi CB yang sekarang sudah jauh berbeda dengan gambar heading diatas. Soalnya sudah melewati tambahan modifikasi yang memakan banyak biaya (itu aja masih kurang puas!!). Pelek dan ban depan-belakang sudah diganti lebih besar (akhirnya cita-cita bertahun-tahun untuk pasang pelek Rossi kesampaian!), lalu swing arm saya ganti kepunyaan New Megapro (terpaksa dipotong 10 cm karena kepanjangan), teromol belakang punya New Megapro juga. Knalpot milik GL Pro Neotech juga sudah dipasang, jok diganti lebih ‘dewasa’, teromol depan juga diganti pakai model teromol Ninja. Ya bisa dibilang bodi sudah menunjang penampilan motor kenceng, padahal cuman kenceng suaranya aja, huehehehehe..hehe…

Sebenarnya sih masih mau nambah modif lagi, tapi berhubung sekarang jadi anak kost terpaksa keinginan modif ditekan dalam-dalam….

BINTER MERZY

Nah, ini motor masih dalam angan-angan. Karena sekarang saya pindah ke Bali, jadi rencana punya Merzy jadi mundur juga. Tapi keinginan itu tetap ada kok, karena menunggang Merzy adalah suatu impian yang harus diwujudkan, cieee…..so sweet…

Tapi sebelum punya Merzy, boleh dong berangan-angan. Kalau saya punya Merzy nanti, saya akan mengganti ban depan dan belakang dengan ukurang besar. Mungkin 100/80-17 untuk depan, dan 120/90-17 untuk belakang. Pelek juga akan saya ganti dengan model alumunium Rossi. Pelek depan ukuran 2.50-17 dan belakang 3.00-17. dijamin, kaki-kaki bakalan makin kekar untuk menjelajah..

Kalau bisa sih, pingin punya Merzy yang udah CDI. Jadi tidak usah repot untuk mengganti dari platina ke CDI. Untuk bodi akan saya biarkan standar, soalnya bodinya sudah oke punya. Paling-paling akan dicat ulang dengan warna gelap, supaya terkesan macho. Saya juga akan melakukan bore up kapasitas mesinnya, supaya larinya tambah enak. Paling di bore up ke 250cc aja, biar ga terlalu boros.

Ya kira-kira begitu dulu, soalnya ga enak juga kalo menghayal tapi nggak ada bahannya. Ya, saya yakin nanti kalau saatnya sudah tiba, pasti saya akan dapatkan tuh BINTER MERZY….

HARLEY DAVIDSON SPORTSTER 883 LOW

Na, ini memang sasaran jangka panjang. Yang jelas karena harganya ga mahal, eh ga murah ding.. Aku suka model ini karena bentuknya padat, dan relatif kecil untuk ukuran HD. Paling-paling besarnya ga beda jauh ama Binter Merzy, jadi kayaknya mudah untuk dikendarai juga. Ya ga banyak yang bisa kuceritakan soal HD ini, karena seumur-umur belum pernah naik HD, hehehehe…


AKU DI MBM

23 Mei 2009

Selesai sudah masa ‘pelayananku’ di Yayasan Trukajaya Salatiga. Sudah hampir 5 tahun aku mengabdi di yayasan sosial itu. Meninggalkan berbagai kenangan yang masih akan terus kuingat. Teman-teman, pelayanan sosial, orang-orang desa yang kukenal, dan masih banyak lagi kenangan yang harus aku simpan untuk mengingatkan siapa saja yang telah membesarkan aku.

Tanggal 1 April 2009, aku sudah mulai bekerja di kota lain, tepatnya pulau lain. Pulau Bali. Awalnya aku ragu, apakah aku bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang dan ‘jiwa’ku seperti yang sudah aku jalani di Trukajaya. Tapi ternyata ada saja unvisible hands yang mengatur semuanya itu, merencanakan langkah-demi langkah yang harus aku lakukan, hingga akhirnya aku bisa berlabuh di tempat yang sesuai dengan ruh pelayanan Trukajaya dan sesuai dengan apa yang selama ini aku jalani, pelayanan.

Sebelumnya aku tidak mencari-cari pekerjaan di Bali, melihat lowongan pekerjaan di koran, searching di internet, menghubungi kolega, dsb. Tapi teman dekatku memberitahukan bahwa ada pekerjaan di lembaga keagamaan. Karena rencana jangka panjangku untuk menetap di Bali, maka aku segera saja membuat surat lamaran dan kukirimkan kepada lembaga tersebut. Belum genap 1 minggu aku mengirim lamaran, teman dekatku memberitahu lagi kalau ada sebuah lembaga sosial juga membutuhkan staf untuk beberapa bagian,lagi aku mengirim surat lamaran ke tempat itu.

Kedua surat lamaran itu tak pernah aku harap-harapkan, karena aku masih sibuk dengan tugas-tugasku di Trukajaya. Hingga akhirnya di Bulan Februari aku mendapatkan kepastian untuk mengikuti tes di lembaga keagamaan itu. Sebelum berangkat ke Bali, ada informasi susulan kalau lembaga sosial diatas juga akan mengadakan tesnya sehari setelah tes di lembaga keagamaan tersebut. Jadi sekali merengkuh dayung, 2-3 pulau terlampaui, dengan kata lain irit ongkos transport!

Di suatu Senin di Bulan Februari yang hujan, aku mendatangi lokasi tes di lembaga keagamaan tersebut. Bertemu dengan pelamar-pelamar lainnya, saling mengobrol untuk mengurangi ketegangan. Masuk ke ruang tes, kami diberi pengarahan bahwa akan ada 2 tes, tertulis dan wawancara. Tes tertulis berhasil aku lalui dengan baik -menurutku. Tapi untuk tes wawancara memang agak meragukan, karena sang pewawancara hanya menceritakan tentang pekerjaannya dan sangat sedikit menanyai tentang pengalamanku.

Tes tertulis dan tes wawancara juga dilakukan di lembaga sosial -di hari berikutnya. Saya diwawancarai menggunakan Bahasa Inggris (saya bisa menjawab, tetapi saya akui saya tidak yakin dengan Bahasa Inggris saya), lalu tes tertulis diberikan setelah wawancara itu. Tes tertulis untuk posisi staf lingkungan bisa kukerjakan dengan baik, dan waktu itu saya yakin saya pasti diterima karena saingan saya hanya sedikit (hahahaha…). Pengumuman hasil tes (sekalian penerimaan) akan diberitahukan besok untuk lembaga sosial ini, dan di lembaga keagamaan pengumumannya akan dikirim lewat surat.

Agak gelisah juga seharian itu, karena menunggu pengumuman yang tidak kunjung datang. Maksudnya kepastian apakah aku diterima kerja atau tidak. Kalau tidak diterima, aku tidak khawatir karena masih bekerja di Salatiga. Dan kalau diterima, itu adalah suatu kebaikan buatku. Tak bisa dipungkiri, sebaik-baiknya aku menyembunyikan rasa gelisahku, aku tetap gelisah menunggu hasil pengumuman itu. Karena jujur saja, di lembaga sosial itulah hatiku sudah tertuju. Hingga akhirnya, penantianku berbuah sangat manis dan dramatis. Di detik-detik aku bersiap-siap untuk pulang ke Salatiga, di detik itu pulalah sebuah kring telepon dari seberang sana memberitahukan kalau aku diterima di lembaga sosial itu. Lalu senyum merekah yang sejak pagi tidak kunjung datang, terlampiaskan sudah karena pengumuman itu. Akhirnya aku bisa pulang ke Salatiga dengan perasaan lega.

Setelah diterima bekerja di Maha Bhoga Marga (MBM- lembaga sosial itu), aku tidak pernah lagi memikirkan hasil tes di lembaga yang satunya. Bagiku MBM adalah “foto copy” dari Yayasan Trukajaya. Ruh dan jiwa yang sejalan itulah yang membuatku ingin menambatkan langkahku di tempat itu. Dan MBM adalah “Trukajaya ku”.

Aku mengajukan surat pengunduran diriku ke Trukajaya di akhir Februari, namun sebelumnya aku sudah memberitahukan tentang diterima kerja itu kepada Direktur Trukajaya. Sebenarnya di Bulan Maret, MBM sudah mengharapkanku untuk bekerja, berhubung aku masih bekerja di Trukajaya, aku memohon kebijaksanaan pihak MBM untuk bisa menunda pekerjaanku sampai Bulan April, seperti surat pengunduranku ke Trukajaya yang per 1 April.

Hari Rabu, tanggal 1 April 2009, resmi sudah aku bekerja di Yayasan MBM, Bali.

mbm


Global Warming Effect

13 Mei 2009

Halo kawan-kawan…
Salam dari kota yang seharusnya sunshine terus, tapi ternyata tidak…

Kawan-kawan ku semua, ternyata efek Global Warming (GW) memang sudah terasa sekali. Ketika tahun lalu aku sudah mendengar tentang GW ini, aku tidak begitu mempercayainya dan merasa cuek-cuek saja.

Namun saat ini aku baru merasakan efek GW ini begitu terasa sekali. Teori-teori efek GW tentang musim yang tidak menentu, udara tambah panas, banyak penyakit baru muncul, dsb. ternyata baru aku “nikmati” sekarang.

Menginjak bulan Mei ini, di Bali (paling tidak di Kabupaten Badung) sudah beberapa kali hujan. Bahkan hujannya deras. Siang hujan, terkadang malam hari juga hujan. Kemarin saja jam 4 sore, hujan masih mengguyur dengan lebat, bahkan sempat di minggu lalu, ketika mau berangkat ke kantor hujuan sudah mendahului-ku. Sejak hari Sabtu (9-Mei-09) hingga hari ini (Rabu, 12-Mei-09) setiap hari hujan!

Sebagai orang yang bekerja di LSM, hal ini tentu menjadi perhatian. Bayangkan saja kalau musim tidak menentu. Saatnya musim hujan kok panas, tapi memasuki musim panas kok masih saja hujan. Yang aku khawatirkan adalah petani (padi). Mereka sudah tidak bisa lagi menentukan kapan waktu yang baik untuk menanam padi, panen, mengolah sawah, dsb. Semuanya sudah dikacaukan oleh efek GW. Lebih kasihan lagi petani yang mengandalkan sawah tadah hujan, hari ini berharap bisa menanam bibit, eh.. malah hujan deras. Besoknya padi sudah ditanam, eh hujan ga muncul-muncul… jadinya padi semua pada mati….

Ya begitu dulu kawans…
pagi ini langit bali masih biru, nggak tahu nanti sore…


Pipit Sudah Kerja di Bali

7 Mei 2009

Selamat siang, Rahajeng Siang…

Mas Pipit Sudah kerja di Bali sejak tangga 1 April 2009. Tapi Honda CB kesayangan tidak lupa dibawa, karena tanpanya saya tidak dapat hidup, hehehehehe………..


Modif Total

30 Januari 2009

Awal tahun ini aku sudah mengeluarkan banyak duit untuk CB-ku. Awalnya sih hanya perbaikan kecil, ganti laker/bearing noken as. Tapi karena serig diskusi dan ngobrol dengan Bothak, orang yang memperbaiki CB-ku, keinginan untuk berbenah jadi tinggi.

Awalnya ganti laker noken as dan memperbaiki kebocoran silinder kop (habis Rp. 130.000), lantas ganti templar (rocker arm) sekalian dengan as-nya (habis Rp. 150.000).

Selain hal diatas, aku juga beli teromol belakang Megapro untuk dipasang di pelek Rossi 2.50 yang sudah lama kubeli  (habis Rp. 200.000-an lebih termasuk ruji, pasang ruji, laker, dsb).

Intinya adalah, aku mau total dalam merawat CB-ku. Targetku tahun ini adalah, bahwa CB-ku sudah ‘jadi’. Dengan demikian tahun depan sudah tidak mikir CB lagi, biar bisa mikir yang lainnya.


TRUKAJAYA…

16 Oktober 2008

adalah tempat dimana aku kerja sekarang. Sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pengembangan masyarakat pedesaan. Tapi bukan itu yang ingin saya angkat, tapi keseharian staf yang bekerja di Trukajaya.

Tidak seperti kebanyakan tempat kerja atau kantor lain, suasana kerja di Trukajaya bisa dibilang santai… Baik dalam komunikasi antara teman, atasan, ataupun bawahan dan cara berpakaian. Sejak pertama kali masuk Truka, penampilan atau cara berpakaian staf lain terasa sangat santai. Celana jeans, kaos oblong, dan sandal jepit merupakan hal yang biasa bagi teman-teman yang ngantor. Tidak ada seragam khusus, setiap hari adalah baju, celana, dan alas kaki yang berbeda. Sungguh menyenangkan sekali, tidak terikat, tidak dituntut tampil rapi dan keren. Itulah yang aku sukai dari suasana kerja Trukajaya.


Berkah dari Menunggu Mancing…

3 Oktober 2008

Menunggu emang kegiatan paling membosankan. Terutama tadi siang ketika menunggu Pak Rohadi, Joko, dan Wawan mancing. Temen-temen lain yang ga hobi mancing emang udah menyerah kepanasan dan lebih baik berlindung mencari keteduhan, tapi mereka bertiga masih saja memancing di bawah terik matahari pelabuhan Semarang. Dah, pokoknya membosankan deh, dan ceritanya panjang. Tapi intinya cuma satu, menunggu orang mancing…

Tapi emang tidak disangka-sangka, dalam penantian yang membosankan tersebut aku ngobrol dengan Frans, adeknya Joko. Awalnya kami ngobrol soal game di HP, terus merembet sampai ke donlod gratis game HP. Akhirnya, Frans ngajarin gimana caranya donlod dengan menggunakan HP. Untung saja HP ku (Nokia 3230) sudah bisa untuk internetan. Lalu Frans ngajarin caranya setting GPRS, dan setelah GPRS disetting, jreng…jreng…jreng……akhirnya HP ku bisa buat internetan!!! Wahh….aku langsung seneng banget. Langsung aja aku ketik www.waptrick.com yang katanya Frans bisa donlod banyak game di situ. Dan setelah mencoba donlod game Nitro, akhirnya aku ketagihan surfing lewat HP, huahuahuaaa…..

Tak terasa waktu terus berjalan, dan aku semakin asyik tenggelam dalam kesenangan baruku, donlod game-game gratis, hehehehe….Sampe-sampe aku minta temenku buat ngirimin aku pulsa biar internetannya bisa lama, hiehehehehe….

Akhirnya, selesai juga Joko Cs. yang keasyikan mancing. Akhirnya kami langsung pulang. Dalam perjalanan pulang-pun aku tak lepas dari pegang HP untuk internetan. Mulai hari donlod Opera mini, sampe nyoba donlod filem-filem saru, hihihihihihi…..

Sampai di Salatiga, aku langsung pulang. Setelah mandi, aku langsung mau nyoba internetan lagi. Tapi kali ini ga pake HP, tapi internetan di laptop pakai HP, alias HP nya sebagai modem. Beruntung, Nokia PC Suite 6 mendukung program tersebut. Langsung aja aku tancepin IVT Blue Soleil untuk menghubungkan HP dengan Laptop via Bluetooth Connection. Dan hasilnya….. BERHASIL!!!!!….. Walaupun di awal ada kendala teknis, tapi akhirnya aku bisa buka internet di rumah!!

Dan tulisan yang kubuat inipun berkat HP Nokia dan Bluetooth dan kartu Im3. Rasanya seneng banget, karena seperti mimpi jadi kenyataan..Bisa buka internet di rumah pakai HP lagi. Benar-benar teknologi tinggi….hieiheihheee…. Dan satu lagi, HP Nokia 3230 ini selama kurang lebih 2 tahun aku beli, belum pernah sekalipun kugunakan untuk internetan, hehehehe….Gaptek bgt, padahal staf TI di Trukajaya lho (kalah ama Fras yang kelas 1 SMA)…

Ya pokoknya sekarang aku punya kesenangan baru, browsing internet pake HP. Terima kasih sudah menunggu lama untuk mancingnya, coba kalau tidak menunggu, pasti aku tidak akan menuliskan tulisan ini…Terima kasih….


Totalitas

26 September 2008

Aku rasa, aku tak pernah melakukan suatu tindakan atau kegiatan dengan penuh totalitas. Totalitas bisa berarti kesungguhan, niat, rela berkorban demi mencapai suatu tujuan yang diharapkan. Mungkin itu juga masalahnya, aku tak pernah memiliki tujuan yang jelas dalam melakukan suatu kegiatan.

Ketika semalem berkumpul dengan komunitas Honda tua (temen-temen HOC’S), ada sebuah Honda CB yang bagus sekali. Blok mesin sudah diganti dengan GL Pro, sok depan diganti dengan Mega Pro, swing arm dan teromol belakang diganti punya GL Pro, cakram depan pakai teromol Ninja, dan catnya mengkilap sekali. Dan yang bikin aku tiba-tiba berpikir tentang totalitas adalah berapa biaya yang dikeluarkan orang itu untuk membuat motornya kelihatan bagus? Yang pasti sudah banyak. Aku aja yang juga sudah nge-modif CB ku sampai sedemikian rupa (dan juta), belum juga merasa puas. Juga waktu dan tenaga ditambah lagi pikiran tercurah secara total untuk memodifikasi CB hitam tersebut.

Sebenarnya bukan masalah membuang-buang uang untuk dihabiskan demi hal-hal yang tidak berguna (baca: modifikasi motor). Namun jauh lebih daripada itu. Ada nilai yang terkandung di dalamnya, ya itu tadi: totalitas! Orang yang rela membuang uang untuk memperbaiki Honda CB yang sudah dikatakan “barang loakan” adalah orang yang mau menerima hal-hal buruk/rusak, kemudian dengan sepenuh hati mencoba untuk memperbaikinya sehingga hal yang buruk tersebut bisa menjadi baik kembali. Kalau mau mudah, beli aja motor baru yang jauh lebih keren dan up to date. Tapi bukan budaya instan semacam itu yang dianut. Kesabaran, ketekunan sangat diperlukan untuk membangun Honda CB yang usang menjadi seperti baru. Selain itu, sisi idealisme masih sangat terasa dalam membangun motor tua ini. Maksudnya adalah, kita bisa menyusun bagian-bagian motor sesuai dengan keinginan kita. Seni meramu tampilan antar komponen juga menjadikan pemodif motor tua memiliki kelebihan dalam arting the motorcycle.

Melihat motor CB hitam tersebut, timbul keinginan dalam hatiku untuk kembali melakukan “operasi” pada CB ku. Intinya bukanlah membuang-buang uang, tapi mental totalitasme, melakukan suatu pekerjaan sampai tuntas! Karena aku yakin, jika aku berhasil melakukan suatu pekerjaan dengan totalitas, makan pekerjaan-pekerjaan lain aku harapkan bisa juga kukerjakan dengan totalitas. Boleh dikata, aku sedang membentuk mental baru dalam diriku, yaitu mentalitas totalitas. Mentalitas yang sangat berguna dalam kehidupan dan pekerjaan di masa sekarang dan masa depan. Bukan begitu?


MENCINTAI & DICINTAI

23 September 2008

Cinta bisa datang dan pergi begitu saja. Ketika dua orang kekasih menyatakan rasa cinta, seakan-akan mereka akan hidup berdua (dalam cinta) sampai akhir hayatnya. Mereka akan membayangkan pacaran yang indah, lalu mereka menikah, punya anak, mengurus anak sampai mereka dewasa, bertambah tua dan akhirnya menjadi sepasang kakek-nenek yang masih saling mencintai. Tak terlintas sedikitpun bahwa sebuah hubungan bisa saja terputus karena berbagai macam sebab.

Aku sendiri masih bingung dengan hal ini. Banyak sekali kasus, ketika masih berpacaran cinta yang dimiliki sangat besar dan dalam. Namun ketika sudah memasuki dunia pernikahan, rasa sayang dan cinta yang ada perlahan-lahan luntur terkikis karena berbagai macam persoalan. Dan ujung-ujungnya, perselingkuhan atau perceraian menjadi jalan laris yang ditempuh. Aku jadi berpikir, apakah ada jaminan kalau rasa cinta itu akan tetap ada sampai bertahun-tahun? Tetap awet dan abadi? Aku sendiri tidak yakin dengan keabadian cinta. Misalnya saja aku menikah dengan orang yang sangat-sangat kucintai -dan dia pun begitu-, lalu apakah selamanya aku akan tetap mencintainya? Atau bahkan tidak pernah berpaling kepada wanita cantik lainnya? Rasa-rasanya kok terlalu suci dan naif banget….


Anti Rossi, Love Yamaha

2 September 2008

Iya sih, dulu waktu dia di Honda, aku benci banget ma Rossi. Soalnya dia tuh menangan terus kalo balapan. Lagian, aku emang ga suka ma Honda, jadinya klop deh. No Honda, No Rossi…

Namun semuanya itu berubah ketika Rossi masuk ke Yamaha. Wah, SURPRISE bangets…. Yamaha yang udah lama ga pernah juara dunia, langsung mempunyai harapan tinggi dengan hadirnya Rossi. Akhirnya, kesempatan itu datang juga. Rossi emang bertalenta banget. Motor Yamaha yang kalah kenceng ma Honda (waktu itu), disulap menjadi gagah berwibawa karena Sang Master.

Masih teringat jelas, MotoGP musim 2004. Ketika Rossi balapan resmi pertama kalinya dengan Yamaha di Sirkuit Losail, Qatar. Dengan usahanya yang keras, akhirnya Rossi bisa finish di urutan pertama. Dia langsung turun dari M1-nya dan mencium M1 nya!!

Luar biasa. Itulah kemenangan pertama Yamaha yang dinanti-nantikan. Di akhir musim, Rossi pun menjadi Juara Dunia dengan Yamaha M1. Semenjak itu, aku langsung jatuh cinta ama Rossi….

Semoga aja, sampai akhir hayatnya, Rossi tetep di Yamaha, Yamaha Esa..


Huahahahaha……Stoner jatuh lagi!!

1 September 2008

Huahahahahahahaha……aku langsung melonjak kegirangan dan menari-nari ketika semalem Stoner dengan Ducatinya jatuh lagi setelah sempat memimpin lomba di MotoGP San Marino. Huahahahaha…….waktu kemaren di Brno, dia juga jatuh, hahahahahah…padahal posisinya juga lagi di depan Rossi, huauauauauauaa…….

Emang kayaknya Stoner ogah tarung head to head ama si Rossi, soalnya dia pasti kalah, hahahahahaha…….makanya dia seawal mungkin lari ngibrit kayak dikejar Rossi, eh setan….emang mentalnya masih cemen….Maaf ya Ston, kayaknya lu musti nyerahin juara dunia lu ke Rossi deh…

Stoner jatoh di Brno

Stoner jatoh di Brno